Agar Tanaman Cabe Cepat Berbuah
Cabe masih menjadi dominasi dalam pengembangan produktivitas hasil panen yang cukup menjanjikan bagi pertanian di Indonesia. Dari segi harganya, buah cabe setiap tahunnya masih mampu bersaing dengan produk pertanian lain dan harga buah cabe juga masih cukup tinggi di pasaran.
Untuk mendapatkan hasil panen cabe yang optimal dan menguntungkan,
strategi budidaya cabe yang baik dan tepat sangat perlu sekali dimiliki
oleh para petani. Termasuk cara agar tanaman cepat beruah, buahnya
lebat, terhindar dari hama dan penyakit serta mempunyai proporsi tinggi
tanaman yang ideal.
Agar tanaman cabe terus berbuah lebat, pohon cabe subur dan tinggi, tentu saja para petani harus mencari tahu tentang cara-cara untuk mewujudkan hal tersebut. Kesuburan tanaman cabe agar menghasilkan buah yang lebat memang menjadi prioritas dalam kegiatan budidaya cabe. Telah banyak cara yang ditempuh para petani untuk meningkatkan hasil produktivitas cabe dengan cara membuat tanaman/ pohon cabe menjadi lebih sehat dengan cara organik sehingga mampu menghasilkan buah yang lebat.
Berbicara mengenai langkah apa yang harus ditempuh agar tanaman cabe yang sedang dibudidaya berbuah lebat, maka dapat dilakukan beberapa kiat-kiat berikut ini :

Sama halnya dengan unsur hara, lahan budidaya cabe yang terlalu banyak mendapat perlakuan kimia, kemungkinan besar unsur hara tanahnya banyak tertutupi oleh kadar kimia tersebut. Dampak lain penggunaan bahan kimia pada proses budidaya cabe adalah buah cabe yang dihasilkan menjadi kurang bagus untuk kesehatan manusia karena buah cabe tersebut menyerap zat-zat kimia. Dimana zat-zat kimia tersebut merupakan zat berbahaya untuk tubuh jika dikonsumsi.
Maka dari itu, sebisa mungkin perlakukan tanah dan tanaman cabe dengan cara organik/ alami. Salah satu caranya ialah dengan mengaplikasikan pupuk cair organic atau pupuk kompos saat budidaya cabe. Penggunaan pupuk organik cair/ pupuk kompos akan menjadikan tanah dan tanaman tumbuh subur, karena kebutuhan unsur hara tanaman cabe dapat terpenuhi dengan baik. Kelebihan lainnya adalah mudahnya untuk mendapatkan pupuk kompos berkualitas ketimbang pupuk kimia. Anda bisa membelinya di toko-toko pertanian atau bahkan bisa membuatnya sendiri dengan bahan-bahan limbah yang ada di sekitar anda. Teknik penyiraman yang tepat untuk tanaman cabe yaitu :
Hama pada tanaman cabe:
Kutu daun persik, pencegahan dapat dilakukan dengan cara menyemprot Natural BVR atau Pestona
Thrips (parvispinus), pencegahan dapat dilakukan dengan cara menyemprot Natural BVR atau Pestona
Tungau, pencegahan dapat dilakukan dengan cara menyemprot Pestona atau Natural BVR
Lalat buah, dapat dikendalikan menggunakan METILAT LEM
Penyakit pada tanaman cabe:
Rebah semai, dapat dicegah sejak awal dengan Natural Glio
Penyakit layu, bisa dikurangi dengan penggunaan Natural Glio
Embun bulu, dapat dicegah dengan Natural Glio
Penyakit bercak daun, dapat dikendalikan menggunakan Natural Glio pada saat pengolahan lahan awal
Kelopak virus, dapat dikendalikan dengan menyemprot Natural BVR atau Pestona
Busuk buah, dapat dicegah sejak awal dengan penggunaan Natural Glio

Dosis yang digunakan :
Urea = 10 sendok makan
ZA = 10 sendok makan
Kcl = 10 sendok makan
Power Nutrition = 5-10 sendok makan
Cara aplikasi :
Campur semua pupuk tersebut ke dalam 50 liter air, dan siramkan sebanyak 1 gelas (200cc) per lubang tanaman
Diberikan setiap 1 minggu sekali
Usia 5 minggu dan seterusnya
Dosis yang digunakan :
Urea = 10 sendok makan
ZA = 20 sendok makan
Kcl = 20 sendok makan
Power Nutrition = 10-20 sendok makan
Cara aplikasi :
Campur semua pupuk diatas tadi kedalam 50 liter air, siramkan 2-3 gelas per lubang tanaman (400cc-600cc)
Diberikan setiap 1 minggu sekali
Dosis yang digunakan :
Semprot POC NASA 3-5 tutup per tangki + HORMONIK 1 tutup per tangki + Aero-810 0,5 tutup per tangki
Cara aplikasi :
Penyemprotan dilakukan dari atas dan bawah permukaan daun. Dengan volume tangki 10-17 liter, dibutuhkan 20-30 tangki per 1 hektar lahan

Jika keenam langkah tersebut diterapkan dengan baik, akan menjadikan tanaman cabe Anda subur dan cepat berbuah. Dapatkan produk-produk pertanian NASA untuk mendukung usaha Budidaya Tanaman Cabe Anda, hanya dari distributor resmi PT. Natural Nusantara.
KINERJA KAMI PROFESIONAL
Agar tanaman cabe terus berbuah lebat, pohon cabe subur dan tinggi, tentu saja para petani harus mencari tahu tentang cara-cara untuk mewujudkan hal tersebut. Kesuburan tanaman cabe agar menghasilkan buah yang lebat memang menjadi prioritas dalam kegiatan budidaya cabe. Telah banyak cara yang ditempuh para petani untuk meningkatkan hasil produktivitas cabe dengan cara membuat tanaman/ pohon cabe menjadi lebih sehat dengan cara organik sehingga mampu menghasilkan buah yang lebat.
Berbicara mengenai langkah apa yang harus ditempuh agar tanaman cabe yang sedang dibudidaya berbuah lebat, maka dapat dilakukan beberapa kiat-kiat berikut ini :
Cara Merawat Tanaman Cabe Agar Cepat Berbuah
-
Teknik Penyiraman dan Ketersediaan Unsur Hara
Sama halnya dengan unsur hara, lahan budidaya cabe yang terlalu banyak mendapat perlakuan kimia, kemungkinan besar unsur hara tanahnya banyak tertutupi oleh kadar kimia tersebut. Dampak lain penggunaan bahan kimia pada proses budidaya cabe adalah buah cabe yang dihasilkan menjadi kurang bagus untuk kesehatan manusia karena buah cabe tersebut menyerap zat-zat kimia. Dimana zat-zat kimia tersebut merupakan zat berbahaya untuk tubuh jika dikonsumsi.
Maka dari itu, sebisa mungkin perlakukan tanah dan tanaman cabe dengan cara organik/ alami. Salah satu caranya ialah dengan mengaplikasikan pupuk cair organic atau pupuk kompos saat budidaya cabe. Penggunaan pupuk organik cair/ pupuk kompos akan menjadikan tanah dan tanaman tumbuh subur, karena kebutuhan unsur hara tanaman cabe dapat terpenuhi dengan baik. Kelebihan lainnya adalah mudahnya untuk mendapatkan pupuk kompos berkualitas ketimbang pupuk kimia. Anda bisa membelinya di toko-toko pertanian atau bahkan bisa membuatnya sendiri dengan bahan-bahan limbah yang ada di sekitar anda. Teknik penyiraman yang tepat untuk tanaman cabe yaitu :
- Penyiraman dilakukan 2 kali sehari (pagi dan sore) saat musim kemarau
- Gunakan alat penyiram khusus yang dapat memancarkan air. alat penyiram ini dapat dibeli di toko-toko pertanian
- Jangan menyiram tanaman cabe menggunakan tangki semprot yang digunakan untuk menyemprot hama. Hal ini dikhawatirkan sisa pestisida kimia untuk membunuh hama dapat mengenai tanaman cabe sehingga tanaman akan layu dan mati
-
Penanganan Hama dan Penyakit Tanaman Cabe
Hama pada tanaman cabe:
Kutu daun persik, pencegahan dapat dilakukan dengan cara menyemprot Natural BVR atau Pestona
Thrips (parvispinus), pencegahan dapat dilakukan dengan cara menyemprot Natural BVR atau Pestona
Tungau, pencegahan dapat dilakukan dengan cara menyemprot Pestona atau Natural BVR
Lalat buah, dapat dikendalikan menggunakan METILAT LEM
Penyakit pada tanaman cabe:
Rebah semai, dapat dicegah sejak awal dengan Natural Glio
Penyakit layu, bisa dikurangi dengan penggunaan Natural Glio
Embun bulu, dapat dicegah dengan Natural Glio
Penyakit bercak daun, dapat dikendalikan menggunakan Natural Glio pada saat pengolahan lahan awal
Kelopak virus, dapat dikendalikan dengan menyemprot Natural BVR atau Pestona
Busuk buah, dapat dicegah sejak awal dengan penggunaan Natural Glio
-
Penyiangan Gulma
-
Perempelan Tanaman Cabe
-
Aplikasi Pupuk Yang Tepat
- Pemupukan Makro susulan (Urea,ZA dan KCL)
Dosis yang digunakan :
Urea = 10 sendok makan
ZA = 10 sendok makan
Kcl = 10 sendok makan
Power Nutrition = 5-10 sendok makan
Cara aplikasi :
Campur semua pupuk tersebut ke dalam 50 liter air, dan siramkan sebanyak 1 gelas (200cc) per lubang tanaman
Diberikan setiap 1 minggu sekali
Usia 5 minggu dan seterusnya
Dosis yang digunakan :
Urea = 10 sendok makan
ZA = 20 sendok makan
Kcl = 20 sendok makan
Power Nutrition = 10-20 sendok makan
Cara aplikasi :
Campur semua pupuk diatas tadi kedalam 50 liter air, siramkan 2-3 gelas per lubang tanaman (400cc-600cc)
Diberikan setiap 1 minggu sekali
- Pemupukan POC NASA, HORMONIK (GREENSTAR) dan Aero-810
Dosis yang digunakan :
Semprot POC NASA 3-5 tutup per tangki + HORMONIK 1 tutup per tangki + Aero-810 0,5 tutup per tangki
Cara aplikasi :
Penyemprotan dilakukan dari atas dan bawah permukaan daun. Dengan volume tangki 10-17 liter, dibutuhkan 20-30 tangki per 1 hektar lahan
-
Tempatkan Tanaman Cabe di Tempat yang Sesuai
Jika keenam langkah tersebut diterapkan dengan baik, akan menjadikan tanaman cabe Anda subur dan cepat berbuah. Dapatkan produk-produk pertanian NASA untuk mendukung usaha Budidaya Tanaman Cabe Anda, hanya dari distributor resmi PT. Natural Nusantara.
Untuk
pemesanan produknya, silahkan hubungi kami Admin
Distributor Pupuk Organik Natural Nusantara Kantor Pusat Yogyakarta.
Melayani Pemesanan Via Online dan C.O.D untuk area kota Semarang.
KINERJA KAMI PROFESIONAL
Motto:
Anda Transfer Hari Ini, Hari ini Juga Pesanan Kami Kirim.
Cara pemesanan:
- SMS/Telp/WA untuk konfirmasi Pemesanan 081222593115 / 081901092128
- Kemudian akan dihitung jumlah biaya yang harus ditransfer.
- Transfer biaya pembelian + bea kirim (bila
diperlukan) sesuai dengan pemesanan melalui
Rekening BRI No Rekening 1058-01-004097-53-8 a/n Abdullah Munir
BRI Cab. Unit HAMKA NGALIYAN. atau - Rekening BNI : 0414653473 a/n Amalia Fitri Masrury
- Konfirmasi Nama dan Alamat pengiriman Via Hp 081901092128 (XL) 081222593115 (Simp)
Komentar
Posting Komentar