Budidaya Cabe Rawit Hingga Berhasil
Cabe rawit merupakan tanaman sayuran buah semusim dan termasuk tanaman holtikultura,yang digunakan oleh kebanyakan masyarakat sebagai penyedap masakan dan penghangat badan. Cabe rawit dikenal sebagai sayuran rempah dan bumbu dapur.
Pada bulan Februari-April dan Oktober-Desember harga cabe rawit di
beberapa kota besar di Indonesia pada umumnya mengalami peningkatan,
karena pada bulan-bulan tersebut adalah musin hujan lebat, sehingga
tidak banyak petani yang budidaya cabe rawit, akibatnya hasil panen
(persedian) cabe rawit rendah (paceklik), sedangkan angka permintaan
tetap atau bertambah, kondisi ini yang menyebabkan harga cabe akan
meningkat pada bulan-bulan tersebut.
Cabe rawit berasal dari Benua Amerika tepatnya di negara Peru lalu menyebar ke negara lain di seluruh dunia. Untuk yang belum mengetahui, ternyata cabe juga mengandung banyak gizi dan vitamin. Diantaranya yaitu Kalori, Lemak, Protein, Kalsium, Karbohidrat, Vitamin A , B1, dan Vitamin C. Selain di manfaatkan untuk keperluan rumah tangga atau skala kecil, cabe juga dibutuhkan untuk keperluan industri atau skala besar diantaranya, Industri bumbu masakan, Industri pembuatan makanan pedas dan obat-obatan.
Keadaan iklim di negara Indonesia cocok untuk menanam cabe rawit, dimana matahari dapat bersinar penuh. Tanaman cabe akan tumbuh baik di dataran rendah hingga ketinggian 1400 mdpl dengan pH tanah 5-6. Tanaman cabe rawit juga masih dapat hidup di dataran tinggi dengan ketinggian lebih dari 1400 mdpl, tetapi produksinya (hasil panen) kurang maksimal. Suhu yang dibutuhkan untuk pertumbuhan tanaman cabe rawit, yaitu sekitar 24-28 derajat Celcius. Suhu lingkungan lahan yang terlalu dingin yaitu dibawah 15 atau terlalu panas yaitu diatas 32 derajat Celcius, akan menyebabkan pertumbuhan tanaman terganggu. Tanaman cabe dapat tumbuh pada musim kemarau asalkan mendapatkan pengairan yang cukup. Curah hujan yang ideal untuk menanam cabe berkisar antara 800-2000 mm per tahun dengan kelembaban 80%.

Atau
1 sendok makan peres SUPERNASA ditambah air 10 liter (1 tangki) untuk disiramkan ke bedengan
Dosis yang digunakan :
Urea = 10 sendok makan
ZA = 10 sendok makan
Kcl = 10 sendok makan
Power Nutrition = 5-10 sendok makan
Cara aplikasi :
Campur semua pupuk tersebut ke dalam 50 liter air, dan siramkan sebanyak 1 gelas (200cc) per lubang tanaman
Diberikan setiap 1 minggu sekali
Usia 5 minggu dan seterusnya
Dosis yang digunakan :
Urea = 10 sendok makan
ZA = 20 sendok makan
Kcl = 20 sendok makan
Power Nutrition = 10-20 sendok makan
Cara aplikasi :
Campur semua pupuk diatas tadi kedalam 50 liter air, siramkan 2-3 gelas per lubang tanaman (400cc-600cc)
Diberikan setiap 1 minggu sekali

Dosis yang digunakan :
Semprot POC NASA 3-5 tutup per tangki + HORMONIK 1 tutup per tangki + Aero-810 0,5 tutup per tangki
Cara aplikasi :
Penyemprotan dilakukan dari atas dan bawah permukaan daun. Dengan volume tangki 10-17 liter, dibutuhkan 20-30 tangki per 1 hektar lahan.
Untuk mengendalikan hama dan penyakit tanaman cabai rawit, NASA juga menyediakan beberapa jenis produk pestisida alami. Untuk mengendalikan hama jamur, Anda bisa menggunakan Natural GLIO. Dan untuk pengendalian hama kutu-kutuan, Anda juga bisa menggunakan Pestona, Natural BVR atau Pentana.
Penggunakan produk NASA terbukti efektif membantu meningkatkan produktivitas hasil panen tanaman cabe rawit. Dengan pemupukan dan pengendalian hama seperti tahapan di atas diharapkan tanaman cabe rawit dapat tumbuh dengan baik dan menghasilkan panen yang luar biasa tampa mengenal musim tetap berbuah terus sehingga disaat harga cabai tinggi kita bisa untung banyak dan disaat harga cabai rendah kita juga tidak rugi.
KINERJA KAMI PROFESIONAL
Cabe rawit berasal dari Benua Amerika tepatnya di negara Peru lalu menyebar ke negara lain di seluruh dunia. Untuk yang belum mengetahui, ternyata cabe juga mengandung banyak gizi dan vitamin. Diantaranya yaitu Kalori, Lemak, Protein, Kalsium, Karbohidrat, Vitamin A , B1, dan Vitamin C. Selain di manfaatkan untuk keperluan rumah tangga atau skala kecil, cabe juga dibutuhkan untuk keperluan industri atau skala besar diantaranya, Industri bumbu masakan, Industri pembuatan makanan pedas dan obat-obatan.
Keadaan iklim di negara Indonesia cocok untuk menanam cabe rawit, dimana matahari dapat bersinar penuh. Tanaman cabe akan tumbuh baik di dataran rendah hingga ketinggian 1400 mdpl dengan pH tanah 5-6. Tanaman cabe rawit juga masih dapat hidup di dataran tinggi dengan ketinggian lebih dari 1400 mdpl, tetapi produksinya (hasil panen) kurang maksimal. Suhu yang dibutuhkan untuk pertumbuhan tanaman cabe rawit, yaitu sekitar 24-28 derajat Celcius. Suhu lingkungan lahan yang terlalu dingin yaitu dibawah 15 atau terlalu panas yaitu diatas 32 derajat Celcius, akan menyebabkan pertumbuhan tanaman terganggu. Tanaman cabe dapat tumbuh pada musim kemarau asalkan mendapatkan pengairan yang cukup. Curah hujan yang ideal untuk menanam cabe berkisar antara 800-2000 mm per tahun dengan kelembaban 80%.
Pedoman Budidaya Cabe Rawit
Fase Pra Tanam
-
Pengolahan Lahan
- Tebarkan pupuk kandang pada lahan sebanyak 0,5 -1 ton per 1.000 m²
- Kemudian tanah digaru dan diluku agar pupuk kandang tercampur rata dengan tanah lalu biarkan selama 1 minggu
- Lalu buat bedengan pada lahan dengan lebar 100 cm dan parit dengan lebar 80 cm
- Siramkan POC NASA pada lahan untuk menambah kesuburan tanah agar tanaman cabe tumbuh dengan baik
Atau
1 sendok makan peres SUPERNASA ditambah air 10 liter (1 tangki) untuk disiramkan ke bedengan
- Campurkan 1-2 sachet (100-200gr) Natural GLIO dengan 50-100 kg pupuk kandang lalu sebarkan ke bedengan dan biarkan selama 1 minggu
- Bedengan kemudian di tutup menggunakan plastik mulsa yang lubangi, dengan jarak tanam 60×70 cm pola zig zag dan biarkan 1 sampai 2 minggu.
-
Persiapan Benih
- Dibutuhkan 1-2 sachet Natural CK -10 atau CK-11 dan Natural CS-20, CB-30 untuk 1 hektar tanah
- Biji terlebih dulu direndam ke dalam larutan POC NASA dengan komposisi 0,5-1 tutup per 1 liter air hangat kemudian di peram selama semalam
Tahap Persemaian dan Pembibitan (0-30 Hari)
-
Persiapan Persemaian
- Arah persemaian sebaiknya menghadap ke timur dan diberi naungan atap berupa plastik atau bakkaweng (rumbia)
- Media tumbuh berasal dari campuran tanah dan pupuk kandang (kompos) yang telah disaring, dengan perbandingan 3:1. Pupuk kandang dicampur dengan Natural GLIO sebelum dipakai. Dengan dosis 50 gram Natural GLIO untuk 10-25 kg pupuk kandang dan didiamkan selama 1 minggu. Media tersebut dimasukkan ke polibag bibit ukuran 4×6 cm atau contong daun pisang.
-
Penyemaian
- Hanya gunakan biji cabe yang tenggelam saat direndam, biji cabe yang mengapung sebaiknya jangan digunakan
- Biji cabe lalu diletakkan satu per satu ke polibag bibit tepat di tengah-tengah polibag lalu ditutup dengan lapisan tanah tipis dan pupuk kandang matang yang telah disaring
- Semprot dengan POC NASA sebanyak 1-2 ttp per tangki pada umur 10 dan 17 HSS (Hari Setelah Semai)
- Lakukan penyiraman setiap pagi atau sore hari untuk menjaga kelembaban.
Tahap Penanaman Cabe Rawit
-
Pemilihan bibit
- Pilih bibit seragam ,sehat,kuat ,dan tumbuh mulus.
- Bibit memiliki 5-6 helai daun umur 3-4 minggu
-
Cara Tanam
- Waktu tanam pagi dan sore hari,agar bibit tidak layu
- Plastik Polibag di lepas,dan tanam ke bedengan yang telah di beri pupuk kandang
- Setelah penanaman selesai,tanaman lansung di siram dan di semprot POC NASA 3-4 tutup/tangki
Tahap Pengelolaan Tanaman Cabe Rawit (7-70 HST Hari Setelah Tanam)
- Penyiraman dilakukan dengan sistem pengocoran ke setiap tanaman atau dengan penggenangan (dilep) jika kondisi dirasa terlalu kering
- Pemupukan dengan pengocoran dilakukan setiap seminggu sekali tiap lubang
-
Pemupukan Makro susulan (Urea,ZA dan KCL)
Dosis yang digunakan :
Urea = 10 sendok makan
ZA = 10 sendok makan
Kcl = 10 sendok makan
Power Nutrition = 5-10 sendok makan
Cara aplikasi :
Campur semua pupuk tersebut ke dalam 50 liter air, dan siramkan sebanyak 1 gelas (200cc) per lubang tanaman
Diberikan setiap 1 minggu sekali
Usia 5 minggu dan seterusnya
Dosis yang digunakan :
Urea = 10 sendok makan
ZA = 20 sendok makan
Kcl = 20 sendok makan
Power Nutrition = 10-20 sendok makan
Cara aplikasi :
Campur semua pupuk diatas tadi kedalam 50 liter air, siramkan 2-3 gelas per lubang tanaman (400cc-600cc)
Diberikan setiap 1 minggu sekali
-
Pemupukan POC NASA, HORMONIK (GREENSTAR) dan Aero-810
Dosis yang digunakan :
Semprot POC NASA 3-5 tutup per tangki + HORMONIK 1 tutup per tangki + Aero-810 0,5 tutup per tangki
Cara aplikasi :
Penyemprotan dilakukan dari atas dan bawah permukaan daun. Dengan volume tangki 10-17 liter, dibutuhkan 20-30 tangki per 1 hektar lahan.
- Periksa tanaman pada 1-2 minggu pertama untuk melakukan penyulaman tanaman. Jika ada tanaman yang mati atau pertumbuhannya tidak normal, kerdil dan sebagainya segera cabut dan ganti dengan bibit yang baru.
- Tanaman cabe rawit memerlukan pemasangan ajir (tongkat bambu) untuk menopang tanaman berdiri tegak. Tancapkan ajir sejauh minimal 4 cm dari pangkal batang. Pemasangan ajir dilakukan pada hari ke-7 sejak bibit dipindahkan (sebelum tanaman belum terlalu besar). Jika tanaman sudah besar dikhawatirkan saat ajir ditancapkan akan melukai akar. Bila akar terluka tanaman akan akan lebih mudah terserang penyakit. Tanaman diikatkan pada ajir setelah tanaman tumbuh tinggi atau berumur diatas satu bulan.
- Perempelan atau pemotongan tunas dilakukan setelah 3 minggu untuk kegiatan menanam cabe di dataran rendah dan 1 bulan untuk dataran tinggi. Potong tunas yang tumbuh pada ketiak daun, cukup menggunakan tangan yang bersih. Perempelan ini dilakukan sampai terbentuk cabang utama, ditandai dengan kemunculan bunga pertama atau kedua. Perempelan, sisakan 2-3 cabang utama setiap produksi mulai umur 15-30 hari
Untuk mengendalikan hama dan penyakit tanaman cabai rawit, NASA juga menyediakan beberapa jenis produk pestisida alami. Untuk mengendalikan hama jamur, Anda bisa menggunakan Natural GLIO. Dan untuk pengendalian hama kutu-kutuan, Anda juga bisa menggunakan Pestona, Natural BVR atau Pentana.
Penggunakan produk NASA terbukti efektif membantu meningkatkan produktivitas hasil panen tanaman cabe rawit. Dengan pemupukan dan pengendalian hama seperti tahapan di atas diharapkan tanaman cabe rawit dapat tumbuh dengan baik dan menghasilkan panen yang luar biasa tampa mengenal musim tetap berbuah terus sehingga disaat harga cabai tinggi kita bisa untung banyak dan disaat harga cabai rendah kita juga tidak rugi.
Untuk
pemesanan produknya, silahkan hubungi kami Admin
Distributor Pupuk Organik Natural Nusantara Kantor Pusat Yogyakarta.
Melayani Pemesanan Via Online dan C.O.D untuk area kota Semarang.
KINERJA KAMI PROFESIONAL
Motto:
Anda Transfer Hari Ini, Hari ini Juga Pesanan Kami Kirim.
Cara pemesanan:
- SMS/Telp/WA untuk konfirmasi Pemesanan 081222593115 / 081901092128
- Kemudian akan dihitung jumlah biaya yang harus ditransfer.
- Transfer biaya pembelian + bea kirim (bila
diperlukan) sesuai dengan pemesanan melalui
Rekening BRI No Rekening 1058-01-004097-53-8 a/n Abdullah Munir
BRI Cab. Unit HAMKA NGALIYAN. atau - Rekening BNI : 0414653473 a/n Amalia Fitri Masrury
- Konfirmasi Nama dan Alamat pengiriman Via Hp 081901092128 (XL) 081222593115 (Simp)
Komentar
Posting Komentar