Cara Budidaya Cabe Hasil Melimpah

Cabe merupakan salah satu tanaman yang sangat populer untuk di budidayakan, terutama di wilayah Indonesia. Karena cabe sangat cocok ditanam di daerah tropis. Syarat tumbuh tanaman cabe yaitu pada dataran rendah hingga dataran tinggi, mencapai ketinggian sekitar 2000 mdpl. Tanaman cabe masih dapat hidup pada tempat yang lebih tinggi dari itu, namun pertumbuhannya akan tidak maksimal sehingga berpengaruh pada hasil produksi tanamannya yaitu buah cabe. Biasanya tanaman cabe yang dibudidaya pada dataran tinggi lebih dari 2000 mdpl, tanaman cabe akan lebih rentan terserang hama dan penyakit, produksi buahnya juga tidak maksimal, cabe berbentuk kecil, berbiji sedikit, sehingga bobotnya juga lebih ringan. Semua jenis cabe, baik cabe rawit, cabe merah besar, cabe merah keriting dan cabe hijau, cara penanaman dan cara budidayanya sama saja.
Pada daerah yang berbeda, cara penyebutan cabe juga berbeda-beda :
Indonesia         :  cabe, cabai, lombok, dll
Inggris              :  chili pepper
Pilipina             :  siling haba
Cina                 :  Ia jiao

Langkah-Langkah Budidaya Cabe

Pemilihan Benih Cabe

Benih cabe dapat diperoleh dengan dua cara, yaitu membeli dari toko pertanian dan toko benih atau dengan membenihkan sendiri.
  • Cara membenihkan sendiri :
Jika ingin menekan biaya, membuat benih cabe sendiri merupakan alternatif yang tepat. Untuk memilih benih cabe yang baik, pilih beberapa tanaman yang sehat dan terlihat kuat. Dari tanaman tersebut pilih buah yang bentuknya sempurna, bebas dari serangan penyakit dan hama. Kemudian biarkan buah tersebut menua pada pohon, biarkan buah hingga mengering di pohon.
Setelah buah cabe untuk bibit didapatkan, potong dengan arah membujur pada kulit buah. Pisahkan antara kulit buah dan biji. Rendam semua biji seleksi anda pada larutan air bersih, tujuanya agar biji dapat di pastikan bersih dari kotoran yang menempel. Dengan merendam biji cabe di dalam air, anda dapat melihat biji yang benar-benar baik, di tandai dengan tenggelamnya biji biasanya itu lah biji yang berkualitas. Buang semua biji yang mengapung di air, kemudian siapkan tampan “wadah untuk menjemur biji“ untuk di jemur selam 3 hari.
  • Cara membeli benih :
Benih Cabe Merah Keriting Kawat merupakan benih cabe unggul dari PT. Natural Nusantara. Benih cabe merah keriting Kawat ini memiliki banyak kelebihan dibandingkan benih cabe merah keriting biasa. Merupakan benih dengan tipe F1 Super dengan kondisi buah berwarna merah mengkilap, lentur dan tidak mudah patah. Pohonnya akan berbuah lebat dan tidak mudah rontok. Menghasilkan buah cabe dengan panjang sekitar 15-18 cm dan diameter 0,6-0,8 cm. Keunggulan lainnya yaitu memiliki daya tumbih hingga 85%, dan cocok ditanam di semua ketinggian tempat. Dibutuhkan benih cabe merah keriting Kawat sebanyak 1-1,25 sachet per 1000 m2 lahan.

Persemaian Benih Cabe

Siapkan polybag ukuran 4 x 6 cm, untuk di isi media semai hingga ¾ bagian. Media semai dibuat dari campuran tanah dan kompos (pupuk kandang) yang telah diayak dengan komposisi 3 : 1. Sebelum pupuk kandang dipakai, setiap 25-50 kg pupuk kandang dicampur terlebih dulu dengan Natural Glio 100 gr lalu dibiarkan selama 1 minggu. Setelah media telah siap, masukkan media ke dalam polybag bibit. Arah persemaian membujur ke arah timur dengan dinaungi oleh atap plastik atau rumbia, agar tidak terkena terik matahari langsung dan guyuran air hujan.
Setelah semua bahan sudah siap, kemudian langkah selanjutnya Benih cabe kemudian direndam dengan larutan POC NASA, dengan cara 0,5-1 tutup POC NASA ditambahkan ke 1 liter air hangat dan diperam semalam. Benih cabe yang mengapung saat direndam sebaiknya dibuang, jangan dipakai untuk menanam. Perendaman benih dengan POC NASA bertujuan untuk memilih benih yang bagus untuk ditanam dan untuk menutrsisi benih agar tidak terserang penyakit saat disemai. Kemudian tanam biji ke dalam polybag sedalam 0,5 cm, tutup biji dengan tanah semai.
Kemudian lakukan perawatan dengan penyiraman secara teratur setiap pagi dan sore. Untuk menghindari kucuran air yang terlalu deras, di sarankan menggunakan penutup bagian atas benin dengan kertas koran atau karung goni. Kemudian semprot dengan POC NASA. Cara membuat larutan POC NASA : 1-2 tutup POC NASA dicampur 10 liter air (1 tangki semprot). Penyemprotan dilakukan saat umur bibit 10 dan 17 HSS (hari setelah semai). Dilakukan penyiraman satu kali sehari pada pagi atau sore hari agar media semai selalu lembab.
Setelah dua minggu dapat di pastikan bibit siap tanam. Tapi biasanya pada hari ke-7 bibit sudah mulai tumbuh. Bibit cabe baru bisa dipindahkan ke lahan terbuka setelah berdaun 4-6 helai atau kira-kira berumur 4-5 minggu.

Pengolahan Lahan dan Penanaman Cabe

Setelah benih yang disemai telah siap untuk di tanam, langkah selanjutnya yaitu menyiapkan lahan untuk penanaman, pengolahan lahan bisa kita gunakan dengan cara membajaknya dengan kedalam 40 cm.
Ukur tingkat keasaman tanah, jika lahan terlalu asam netralkan dengan kapur dolomit, biasanya di berikan dengan kisaran 0,25 ton per 1.000 m2 tergantung dari tingkat ke asaman pada lahan.
Setelah itu, bedengan dan parit mulai dibuat. Buat bedengan dengan lebar 100 cm, jarak antar bedengan 60 cm, parit dibuat dengan lebar 80 cm. Buat lubang tanam dengan pola zig-zag dengan ukuran 50-60 cm, lubang tanam dibuat dalam dua baris dalam satu bedengan dengan jarak antar baris 60 cm. Pembuatan lubang dibuat zig-zag tidak sejajar. Hal ini berguna untuk meningkatkan penetrasi sinar matahari dan sirkulasi udara.
Kemudian tahap transplanting atau pemindahan bibit dari polybag ke lahan budidaya. Proses penanaman ini sebaiknya dilakukan pada pagi hari atau sore saat matahari sinar matahari belum begitu terik untuk menghindari agar bibit cabe tidak stres karena bibit masih dalam keadaan menyesuaikan diri. Dan sebaiknya penanaman dilakukan secara bersamaan dalam satu hari. Pilih bibit yang pertumbuhannya normal atau seragam, bibit tumbuh sehat, kuat, mulus, tidak terdapat cacat atau luka dan tidak berpenyakit. Proses penanaman ini cukup mudah, cukup dengan menyobek polybag bibit untuk mengeluarkan bibit beserta bola tanahnya. Masukkan bibit cabe merah keriting beserta media tanamnya (bola tanahnya) ke dalam lubang tanam pada bedengan. Lakukan proses ini dengan hati-hati, usahakan bola tanah jangan sampai terpecah karena dapat merusak perakaran bibit.

Perawatan dan Pemeliharaan Cabe

Pemupukan Susulan
  • Pemupukan Makro susulan (Urea,ZA dan KCL)
Usia tanaman 1-4 minggu
Dosis yang digunakan :
Urea =  10 sendok makan
ZA   = 10 sendok makan
Kcl  = 10 sendok makan
Power Nutrition = 5-10 sendok makan
Cara aplikasi :
Campur semua pupuk tersebut ke dalam 50 liter air, dan siramkan sebanyak 1 gelas (200cc) per lubang tanaman
Diberikan setiap 1 minggu sekali
Usia 5 minggu dan seterusnya
Dosis yang digunakan :
Urea =  10 sendok makan
ZA   = 20 sendok makan
Kcl  = 20 sendok makan
Power Nutrition = 10-20 sendok makan
Cara aplikasi :
Campur semua pupuk diatas tadi kedalam 50 liter air, siramkan 2-3 gelas per lubang tanaman (400cc-600cc)
Diberikan setiap 1 minggu sekali
  • Pemupukan POC NASA, HORMONIK (GREENSTAR) dan Aero-810
Usia 2 Minggu dan seterusnya (interval 1-3 minggu).
Dosis yang digunakan :
Semprot POC NASA 3-5 tutup per tangki + HORMONIK 1 tutup per tangki + Aero-810 0,5 tutup per tangki
Cara aplikasi :
Penyemprotan dilakukan dari atas dan bawah permukaan daun. Dengan volume tangki 10-17 liter, dibutuhkan 20-30 tangki per 1 hektar lahan
Penyiangan
Untuk para pembudidaya yang jarang menggunakan mulsa, penyiangan harus dilakukan secara rutin untuk menghilangkan gulma, tanaman pengganggu atau rumput liar yang tumbuh di sekitar tanaman utama, yaitu tanaman cabe.

Pengendalian Hama dan Penyakit

  • Ulat tanah (agrotis ipsilon)
Hama ini aktif pada malam hari untuk populasi, makan dan bertelur. Ulat memakan tanaman muda dengan jalan memotong batang atau tangkai daun. Pada siang hari ulat sembunyi dalam tanah di sekitar tanaman terserang. Setiap ulat yang ditemukan dikumpulkan lalu dibunuh, serangan berat semprot dengan PESTONA atau PENTANA.
  • Ulat grayak (spodoptera litura & S, exigua)
Ciri ulat yang baru menetas dan ulat yang masih kecil berwarna hijau dengan bintik hitam di kedua sisi dari perut, badan berbentuk bulat. Terdapat bercak segitiga pada bagian punggungnya (seperti bualn sabit). Gejala tanaman yang terserang ulat ini adalah permukaan bawah daun dan daging buah dengan kerusakan berupa bintil-bintil atau lubang-ubang besar. Serangan parah, daun cabai gundul sehingga tinggal rantingnya saja. Cara penanganannya yaitu telur dikumpulkan lalu dimusnahkan, menyiangi rumput disekitar tanaman yang digunakan untuk persembunyian. semprot dengan PENTANA atau PESTONA.
  • Bekicot/siput
Memakan tanaman, terutama menyerang malam hari. dicari di sekitar pertanaman. Buang ke luar areal.

Pemanenan Cabe

  1. Pemanenan Cabe

  • Panen pertama dilakukan sekitar umur 60-75 hari
  • Panen kedua dan seterusnya 2-3 hari dengan jumlah panen bisa mencapai 30-40 kali atau lebih. Hal itu tergantung dengan ketinggian tempat dan cara budidayanya
  • Setelah pemetikan ke-3 sebaiknya disemprot dengan POC NASA + HORMONIK dan dipupuk dengan dosis 500 cc per pohon
  1. Cara Penen Cabe

  • Buah yang dipanen jangan yang sudah terlalu tua, tingkat kemasakannya 80-90%
  • Pemanenan yang baik yaitu pada pagi hari setelah embun kering
  • Penyortiran cabe dilakukan sejak di lahan
  • Simpan hasil panen di tempat yang teduh



Untuk pemesanan produknya, silahkan hubungi kami Admin Distributor Pupuk Organik Natural Nusantara Kantor Pusat Yogyakarta.
Melayani Pemesanan Via Online dan C.O.D untuk area kota Semarang.

KINERJA KAMI PROFESIONAL
Motto: Anda Transfer Hari Ini, Hari ini Juga Pesanan Kami Kirim.
Cara pemesanan: 
  1. SMS/Telp/WA  untuk konfirmasi Pemesanan 081222593115 / 081901092128
  2. Kemudian akan dihitung jumlah biaya yang harus ditransfer.
  3. Transfer biaya pembelian + bea kirim (bila diperlukan) sesuai dengan pemesanan melalui
    Rekening BRI No Rekening 1058-01-004097-53-8 a/n Abdullah Munir
    BRI Cab. Unit HAMKA NGALIYAN.  atau
     
  4. Rekening BNI : 0414653473  a/n Amalia Fitri Masrury
  5. Konfirmasi Nama dan Alamat pengiriman Via Hp 081901092128 (XL) 081222593115 (Simp)
 

Komentar