Cara Tanam Cabe Yang Baik dan Benar


Cara Tanam Cabe Yang Baik dan Benar

Cara Tanam Cabe Yang Baik dan Benar

Cabe merupakan salah satu jenis tanaman holtikultura yang banyak dimanfaatkan untuk penghasil rasa pedas pada masakan dan dikonsumsi oleh masyarakat sebagai penambah selera makan. Cara mengkonsumsinya pun beragam, ada yang dimakan langsung dalam keadaan cabe segar, diolah menjadi sambal, hingga dibuat berbentuk bubuk untuk ditaruh pada makanan ringan.
Tanam cabe harus memperhatikan berbagai aspek pendukung agar hasil produksinya sesuai yang diharapkan, berkualitas bagus dan berlimpah. Untuk tanam cabe skala kecil atau hanya sekedar untuk pemenuhan kebutuhan rumah tangga, dapat menggunakn teknik tanam cabe dalam pot atau polybag. Secara garis besar, cara tanam berbagai jenis cabe adalah sama.
Di bawah ini merupakan langkah demi langkah yang harus dilakukan ketika tanam cabe, supaya hasil produksinya maksimal dan memperoleh keuntungan. Cabe sendiri berasal dari Benua Amerika, tepatnya di daerah Peru yang memiliki iklim tropis dan subtropis. Baru kemudian cabe mnyebar ke berbagai negara dan benua di selutuh dunia.

Tahapan Cara Tanam Cabe

Menentukan Lokasi Budidaya

Penentuan lokasi budaya sangat penting dilakukan karena tanaman cabe akan tumbuh dengan baik jika ditanam pada daerah yang disukainya, selain itu perawatan juga lebih minim dilakukan.
Kondisi iklim di Indonesia termasuk kondisi yang ideal untuk tanam cabe, karena sinar matahari dapat bersinar penuh. Tanaman cabe akan tumbuh dengan baik di dataran rendah hingga dataran tinggi, sekitar ketinggian 1400 mdpl. Tanaman cabe pun masih dapat hidup pada ketinggian lebih dari itu, akan tetapi produksinya tidak maksimal. Suhu lingkungan ideal untuk tanam cabe adalah berkisar 24-28 derajat Celcius. Suhu yang terlalu dingin terlalu panas, dibawah dan diatas suhu ideal tidak baik untuk tanaman cabe karena pertumbuhan tanaman cabe akan terganggu. Pertumbuhannya tidak maksimal atau kerdil dan kualitas hasil produksi cabe kurang bagus dan kuantitasnya lebih sedikit. Tanaman cabe tetap dapat hidup di musim kemarau asalkan mendapat pengairan yang cukup. Curah hujan yang dibutuhkan oleh tanaman cabe berkisar antara 800-2000 mm per tahun dengan kelembaban 80%.

Pengolahan Lahan

  1. Lahan sebelumnya diberi pupuk kandang terlebih dahulu agar tanahnya mengandung unsur hara dalam jumlah cukup yang dibutuhkan saat pertumbuhan tanaman cabe. Siapkan pupuk kandang sebanyak 0,5-1 ton per 1000 m²
  2. Pupuk kandang ditebarkan secara merata ke lahan sebelum fase tanam cabe dimulai
  3. Lahan diluku dan digaru supaya pupuk tercampur rata. Biarkan lahan selama 1 minggu
  4. Selanjutnya lahan diberi dolomit 0,25 ton per 1000 m². Dolomit difungsikan untuk menambah keasaman tanah
  5. Bedengan dibuat dengan lebar 100 cm dan parit dengan lebar 80 cm. Jarak antar bedengan yaitu 60 cm
  6. Setelah bedengan siap, siram bedengan dengan larutan SUPERNASA atau POC NASA
  7. Cara penggunaan SUPERNASA yaitu 1 botol SUPERNASA dilarutkan ke dalam 3 liter air untuk dijadikan sebagai larutan induk. Setiap 200 cc larutan induk ditambah dengan 50 liter air, untuk menyiram bedengan
  8. Ada cara lain yaitu 1 sdm SUPERNASA ditambah 10 liter air, untuk menyiram bedengan 5-10 meter
  9. Cara penggunaan POC NASA yaitu 2-4 tutup botol POC NASA dilarutkan ke 10 liter air dan campurkan hingga merata, untuk menyiram bedengan sepanjang 5-10 meter
  10. Setelah disiram dengan SUPERNASA atau POC NASA, pengolahan lahan selanjutnya adalah dengan mengaplikasikan Natural GLIO pada lahan dengan cara 1-2 bungkus (100-200gr) Natural GLIO ditambah dengan 50-100kg pupuk kandang. Tebarkan secara merata pada lahan dan biarkan 1 minggu
  11. Kemudian bedengan ditutup dengan plastik mulsa yang dilubangi dengan jarak 60×70 cm diterapkan dengan pola zig zag dan biarkan selama 1 minggu. Plastik mulsa tersebut bermanfaat untuk mempertahankan kelembaban, menekan erosi, mengendalikan gulma, melindungi agar pupuk yang telah diaplikasikan tidak terbawa oleh air hujan dan menjaga kebersihan kebun.

Pembuatan Media Tanam

  1. Arah persemaian menghadap ke arah timur dan diberi naungan plastik untuk melindungi dari terik matahari dan air hujan
  2. Media tumbuh dibuat dari campuran tanah dan kompos yang telah disaring dengan perbandingan 3:1, gunakan polybag bibit ukuran 4 x 6. Sebelum digunakan, pupuk kandang 25-50 kg dicampur dengan Natural GLIO 100 gr dan didiamkan selama 1 minggu.

Pemilihan Benih dan Penyemaian

Benih cabe dapat diperoleh melalui dua cara yaitu dengan membeli benih di toko pertanian atau dengan cara membenihkan sendiri. Untuk benih cabe varietas hibrida sebaiknya dibeli dari industri benih yang terpercaya yang telah menerapkan teknologi pemuliaan modern. Benih cabe varietas lokal dapat diperoleh dari sesama petani atau menyeleksi sendiri dari hasil panen sebelumnya.
Dibutuhkan benih cabe sebanyak 1-1,25 sachet per 1000 m² lahan. sebelumnya benih direndam terlebih dahulu ke dalam larutan POC NASA dengan anjuran 0,5-1 tutup per 1 liter air hangat dan diperam selama semalam.
Penyemaian benih cabe lebih baik menggunakan polybag plastik atau contong daun pisang. Karena jika penyemaiannya dengan cara ditabur, akan banyak benih yang tumbuh berhimpit sehingga tidak dapat semua tanaman dimanfaatkan. Hal ini sangat disayangkan karena benih cabe varietas hibrida harganya sangat mahal.
Cara menyemaikan benih cabe :
  1. Gunakan benih yang tenggelam, jangan yang terapung
  2. Masukkan satu per satu benih cabe ke dalam polybag, lalu tutup dengan lapisan tanah tipis dan kompos yang telah diayak
  3. Semprot dengan POC NASA dengan dosis 1-2 tutup per tangki saat umur 10 dan 17 HSS (Hari Setelah Tanam)
  4. Lakukan penyiraman satu kali sehari

Tanam Cabe

  1. Pilih bibit yang pertumbuhannya seragam, kuat, tumbuh mulus dan tidak terkena penyakit
  2. Bibit yang pertumbuhannya normal akan memiliki 5-6 helai daun pada umur 21-30 hari
  3. Kegiatan tanam cabe sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari. Jika kondisi cuaca sedang terik sebaiknya ditunda
  4. Lepaskan polybag dengan perlahan, jangan sampai merusak perakaran
  5. Masukkan bibit cabe berserta meda tanamnya ke dalam lubang tanam. Usahakan agar bola tanah jangan sampai terpecah
  6. Segera disiram atau disemprot setelah selesai proses tanam menggunakan POC NASA dengan dosis 3-4 tutup per tangki


Untuk menunjang keberhasilan tanam cabe, PT. Natural Nusantara (NASA) menghadirkan solusi yang tepat untuk meningkatkan hasil panen yaitu melalui Produk Pupuk Organik NASA seperti POC Nasa, Hormonik, Supernasa, dan Power Nutrition. Pengendalian hama dan penyakit tanaman cabe, NASA juga menyediakan beberapa produk pestisida alami. Untuk mengendalikan hama jamur, Anda bisa menggunakan Natural GLIO. Untuk mengendalikan hama kutu-kutuan, Anda bisa menggunakan Pestona, Natural BVR atau Pentana.
 

Untuk pemesanan produknya, silahkan hubungi kami Admin Distributor Pupuk Organik Natural Nusantara Kantor Pusat Yogyakarta.
Melayani Pemesanan Via Online dan C.O.D untuk area kota Semarang.

KINERJA KAMI PROFESIONAL
Motto: Anda Transfer Hari Ini, Hari ini Juga Pesanan Kami Kirim.
Cara pemesanan: 
  1. SMS/Telp/WA  untuk konfirmasi Pemesanan 081222593115 / 081901092128
  2. Kemudian akan dihitung jumlah biaya yang harus ditransfer.
  3. Transfer biaya pembelian + bea kirim (bila diperlukan) sesuai dengan pemesanan melalui
    Rekening BRI No Rekening 1058-01-004097-53-8 a/n Abdullah Munir
    BRI Cab. Unit HAMKA NGALIYAN.  atau
     
  4. Rekening BNI : 0414653473  a/n Amalia Fitri Masrury
  5. Konfirmasi Nama dan Alamat pengiriman Via Hp 081901092128 (XL) 081222593115 (Simp)
 

Komentar