Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Cabe Rawit


Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Cabe Rawit

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Cabe Rawit

Cabe rawit merupakan salah satu komoditas pertanian yang paling atraktif. Pada waktu tertentu seperti bulan puasa, waktu menjelang lebaran atau hari besar lainnya, harga cabe rawit bisa naik berkali-kali lipat. Tetapi pada waktu lain juga tidak menutup kemungkinan harganya akan menurun. Kondisi tersebut membuat usaha kegiatan menanam cabe rawit menjadi tantangan tersendiri bagi para petani.
Disamping fluktuasi harga cabe rawit, menanam cabe rawit juga rentan terhadap kondisi cuaca, iklim dan serangan hama serta penyakit tanaman. Untuk meminimalkan semua resiko itu, biaya yang dikeluarkan untuk menanam cabe rawit tergolong cukup tinggi.
Keadaan iklim di negara Indonesia cocok untuk menanam cabe rawit, dimana matahari dapat bersinar penuh. Tanaman cabe rawit akan tumbuh baik di dataran rendah hingga ketinggian 1400 mdpl. Tanaman cabe rawit juga masih dapat hidup di dataran tinggi dengan ketinggian lebih dari 1400 mdpl, tetapi produksinya (hasil panen) kurang maksimal. Suhu yang dibutuhkan untuk pertumbuhan tanaman cabe rawit, yaitu sekitar 24-28 derajat Celcius. Suhu lingkungan lahan yang terlalu dingin yaitu dibawah 15 atau terlalu panas yaitu diatas 32 derajat Celcius, akan menyebabkan pertumbuhan tanaman cabe rawit terganggu. Tanaman cabe rawit dapat tumbuh pada musim kemarau asalkan mendapatkan pengairan yang cukup. Curah hujan yang ideal untuk menanam cabe rawit berkisar antara 800-2000 mm per tahun dengan kelembaban 80%.

Klasifikasi Tanaman Cabe Rawit

Divisi               : Spermatophyta (tumbuhan berbiji)
Subdivisi          : Angiospermae (biji berada dalam buah)
Kelas               : Dicotyledoneae (biji berkeping dua/biji belah)
Ordo (bangsa)  : Corolliforea
Famili (suku)     : Solanaceae
Genus (marga)  : Capsium
Spesies            : Capsium frustescens L.

Morfologi Tanaman Cabe Rawit

  1. Batang

Tanaman cabe rawit batangnya berstruktur keras dan berkayu, berbentuk bulat, berwarna hijau gelap, halus dan bercabang banyak. Batang utama tanaman tumbuh tegak dan kuat. Percabangan tanaman terbentuk setelah batang tanaman mencapai tinggi sekitar 30-45 cm. Cabang tanaman cabe rawit beruas-ruas, setiap ruas ditumbuhi daun dan tunas (cabang).
  1. Daun

Daun tanaman cabe rawit berbentuk bulat telur, ujungnya runcing dan tepi daun rata (tidak bergerigi). Ukuran daun cabe rawit lebih kecil dibandingkan daun tanaman cabe besar. Daun tanaman cabe rawit merupakan daun tunggal dengan kedudukan agak mendatar, bertulang daun menyirip dan tangkai tunggal yang melekat pada batang/cabang. Jumlah daun cukup banyak sehingga tanaman cabe rawit terlihat rimbun.

  1. Bunga

Tanaman cabe rawit memiliki bunga tunggal yang berbentuk bintang. Bunga tumbuh menunduk pada ketiak daun, mahkota bunga berwarna putih. Penyerbukan bunga termasuk penyerbukan sendiri (self pollinated crop), namun dapat juga terjadi secara silang, dengan keberhasilan sekitar 56%.
  1. Buah

Tanaman cabe rawit akan berbuah setelah terjadi penyerbukan. Buah memiliki keanekaragaman dalam hal ukuran, bentuk, warna dan rasa buah. Buah cabe rawit dapat berbentuk bulat pendek dengan ujung runcing/berbentuk kerucut. Ukuran buah bervariasi, menurut jenisnya cabe rawit yang kecil-kecil memiliki ukuran panjang antara  2-2,5 cm dan lebar 5 mm. sedangkan cabe rawit yang agak besar memiliki ukuran yang mencapai 3,5 cm dan lebar mencapai 12 mm.
Warna buah cabe rawit bervariasi buah muda berwarna hijau/putih sedangkan buah yang telah masak  berwarna merah menyala/merah jingga (merah agak kuning) pada waktu masih muda, rasa buah cabe rawit kurang pedas, tetapi setelah masak menjadi pedas.
  1. Biji

Biji cabe rawit berwarna putih kekuningan-kuningan, berbentuk bulat pipih, tersusun berkelompok (bergerombol) dan saling melekat pada empulur. Ukuran biji cabe rawit lebih kecil dibandingkan dengan biji cabe besar. Biji-biji ini dapat digunakan dalam perbanyakan tanaman (perkembangbiakan).
  1. Akar

Perakaran cabe rawit terdiri atas akar tunggang yang tumbuh lurus ke pusat bumi dan akar serabut yang tumbuh menyebar ke samping. Perakaran tanaman tidak dalam sehingga tanaman hanya dapat tumbuh dan berkembang dengan baik pada tanah yang gembur, porous (mudah menyerap air) dan subur.

Manfaat Cabe Rawit


Cabe rawit bermanfaat bagi kesehatan karena rasa pedasnya. Rasa pedas tersebut karena kandungan capsaicin pada tanaman cabe rawit. Jenis cabe rawit pun berbeda-beda, diantaranya yaitu cabe rawit putih, cabe rawit ceplik, cabe rawit ceblik hijau. Dan kandungan capsaicin pada setiap jenis cabe rawit juga berbeda dengan setiap mg/g berat kering. Capsaicin yang paling banyak terdapat pada cabai rawit putih dengan angka 13,5 mg/g berat kering.
Selain capsaicin, kandungan lain yang terdapat pada cabai rawit diantaranya yaitu:
  • Betakaroten atau provitamin A
  • Vitamin C
  • Vitamin B2
  • Mineral
  • Kalsium
  • Kalium
  • Vitamin B1
  • Fosfor
  • Capsaicin
  • Zat Kapsisidin
  • Protein
  • Karbohidrat
  • Zat Kapsaikin
  • Zat Besi
  • Niacin
  • Lasparaginase
  • Tembaga
Meskipun cabai rawit hanya digunakan untuk menambah cita rasa saja, tetapi cabai rawit ini memiliki manfaat bagi manusia, diantaranya manfaat tersebut yaitu:
  • Mempercepat metabolisme tubuh
  • Meringankan rasa nyeri
  • Membantu menurunkan berat badan
  • Mencegah struk
  • Mencegah tekanan darah tinggi
  • Membantu menyembuhkan infeksi
  • Membantu meredakan luka di usus
  • Mencegah kanker
  • Mencegah penuaan
  • Dan lain-lain
Perhatian:
Rasa pedas yang dihasilkan cabe rawit bersifat iritan, sehingga dapat memperparah kondisi sakit lambung kronis. Oleh karena itu, disarankan untuk tidak berlebihan mengkonsumsi cabe rawit. Karena dapat menimbulkan efek samping berupa rasa mulas, sakit prut, diare, sering BAB dan rasa panas pada anus.
Tips:
Jika merasa kepedasan setelah makan cabe rawit, bisa dikurangi dengan segera minum yoghurt atau minum air hangat-hangat kuku. Air hangat seketika seperti menambah rasa pedas, namun kemudian akan lebih cepat meredakannya daripada minum air dingin.



Untuk pemesanan produknya, silahkan hubungi kami Admin Distributor Pupuk Organik Natural Nusantara Kantor Pusat Yogyakarta.
Melayani Pemesanan Via Online dan C.O.D untuk area kota Semarang.

KINERJA KAMI PROFESIONAL
Motto: Anda Transfer Hari Ini, Hari ini Juga Pesanan Kami Kirim.
Cara pemesanan: 
  1. SMS/Telp/WA  untuk konfirmasi Pemesanan 081222593115 / 081901092128
  2. Kemudian akan dihitung jumlah biaya yang harus ditransfer.
  3. Transfer biaya pembelian + bea kirim (bila diperlukan) sesuai dengan pemesanan melalui
    Rekening BRI No Rekening 1058-01-004097-53-8 a/n Abdullah Munir
    BRI Cab. Unit HAMKA NGALIYAN.  atau
     
  4. Rekening BNI : 0414653473  a/n Amalia Fitri Masrury
  5. Konfirmasi Nama dan Alamat pengiriman Via Hp 081901092128 (XL) 081222593115 (Simp)
 

Komentar