Menanam cabai harus memperhatikan beberapa aspek pendukung supaya
hasil produksinya sesuai dengan yang diharapkan, buah cabai yang
dihasilkan berkualitas bagus dan berlimpah. Untuk menanam cabai skala
kecil atau hanya untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, dapat
menggunakan Teknik Menanam Cabai Dalam Pot atau Polybag. Secara garis
besar, cara menanam berbagai jenis cabai adalah sama.
Cabai merupakan salah satu tanaman holtikultura yang banyak
dikonsumsi masyarakat sebagai penambah selera makan. Cara
mengkonsumsinya juga beragam, ada yang dimakan langsung dalam keadaan
cabai segar, diolah menjadi sambal, dan dibuat bubuk untuk ditambahkan
pada makanan ringan.
Di bawah ini merupakan langkah demi langkah cara menanam cabai, agar
hasil panennya maksimal. Cabai berasal dari Benua Amerika, tepatnya di
daerah Peru yang beriklim tropis dan subtropis. Lalu menyebar ke
berbagai negara dan benua di seluruh dunia. Petani
merawat tanaman cabai rawit di desa Lambuk, Kecamatan Kuta Alam, Banda
Aceh, Senin (23/2). Para petani di daerah itu mulai menggunakan media
organik, humus, pupuk bokashi, tanah andosal dan sekam padi yang dapat
meningkatkan produksi cabe dan kekebalan tanaman cabai dan lebih ekonomi
ketimbang pupuk kimia. ANTARA FOTO/Ampelsa/Rei/ama/15.
Fase Pra Menanam
Pengolahan Lahan
Tebarkan pupuk kandang ke lahan dengan dosis 0,5 -1 ton per 1000 m2
Lahan diluku kemudian digaru agar pupk tercampur rata lalu diamkan selama 1 minggu
Lahan diberi dolomit dengan dosis 0,25 ton per 1000 m2. Dolomit bermanfaat untuk menambah keasaman tanah
Lalu bedengan dibuat dengan lebar 100 cm dan jarak antar bedengan 60 cm, parit dibuat dengan lebar 80 cm
Setelah bedengan dibuat, siramkan 1 botol SUPERNASA atau 1-2 botol POCNASA
Cara aplikasi SUPERNASA:
1 botol dilarutkan ke dalam 3 liter air, jadikan sebagai larutan induk.
Setiap 200 cc larutan induk ditambahkan 50 liter air. Cara aplikasi
lain yaitu 1 gembor (10 liter air) ditambah 1 sendok makan SUPERNASA, untuk menyiram bedengan 5-10 meter
Cara aplikasi POC NASA: 1 gembor (10 liter) ditambahkan 2-4 tutup POC NASA, untuk menyiram bedengan 5-10 meter
Campurkan Natural GLIO 1 – 2 bungku (100–200 gr) dengan 50 – 100 kg pupuk kandang dan biarkan 1 minggu lalu disebar ke bedengan
Bedengan kemudian ditutup mulsa plastik dan dilubangi dengan jarak tanam 60 cm x 70 cm pola zig zag, biarkan 1–2 minggu
Benih
Kebutuhan per 1000 m2 1 – 1,25 sachet Natural CK -10 atau CK-11 dan Natural CS-20, CB-30. Biji direndam dengan POC NASA dosis 0,5 – 1 tutup / liter air hangat kemudian diperam semalam.
Fase Persemaian ( 0-30 hari)
Persiapan Persemaian
Arah persemaian menghadap ke timur dengan naungan atap plastik atau rumbia.
Media tumbuh dari campuran tanah dan pupuk kandang atau kompos yang
telah disaring, perbandingan 3 : 1. Pupuk kandang sebelum dipakai
dicampur dengan Natural GLIO
100 gr dalam 25-50 kg pupuk kandang dan didiamkan selama + 1 minggu.
Media dimasukkan polibag bibit ukuran 4 x 6 cm atau contong daun pisang
Cara Penyemaian
Biji cabai diletakkan satu per satu tiap polibag, lalu ditutup selapis tanah + pupuk kandang matang yang telah disaring
Semprot POC NASA dosis 1-2 ttp/tangki umur 10, 17 HSS (hari setelah semai)
Penyiraman dilakukan setiap hari pada pagi atau sore hari untuk menjaga kelembaban
Fase Tanam Cabai
Pilih bibit seragam, sehat, kuat dan tumbuh mulus
Bibit memiliki 5-6 helai daun (umur 21 – 30 hari)
Waktu tanam pagi atau sore hari , bila panas terik ditunda
Plastik polibag dilepas
Setelah penanaman selesai, tanaman langsung disiram /disemprot POC NASA 3-4 tutup/ tangki
Fase Pengelolaan Tanaman 7-70 HST (Hari Setelah Tanam)
Penyiraman dapat dilakukan dengan sistem pengocoran ke setiap
tanaman atau dengan penggenangan (dilep) jika kondisi terlalu kering
Pemupukan dengan pengocoran dilakukan setiap seminggu sekali tiap lubang.
Pemupukan Makro susulan (Urea,ZA dan KCL)
Usia tanaman 1-4 minggu
Dosis yang digunakan :
Urea = 10 sendok makan
ZA = 10 sendok makan
Kcl = 10 sendok makan
Power Nutrition = 5-10 sendok makan
Cara aplikasi :
Campur semua pupuk tersebut ke dalam 50 liter air, dan siramkan sebanyak 1 gelas (200cc) per lubang tanaman
Diberikan setiap 1 minggu sekali Usia 5 minggu dan seterusnya
Dosis yang digunakan :
Urea = 10 sendok makan
ZA = 20 sendok makan
Kcl = 20 sendok makan
Power Nutrition = 10-20 sendok makan
Cara aplikasi :
Campur semua pupuk diatas tadi kedalam 50 liter air, siramkan 2-3 gelas per lubang tanaman (400cc-600cc)
Diberikan setiap 1 minggu sekali
Pemupukan POC NASA, HORMONIK (GREENSTAR) dan Aero-810
Usia 2 Minggu dan seterusnya (interval 1-3 minggu)
Dosis yang digunakan :
Semprot POC NASA 3-5 tutup per tangki + HORMONIK 1 tutup per tangki + Aero-810 0,5 tutup per tangki
Cara aplikasi :
Penyemprotan dilakukan dari atas dan bawah permukaan daun. Dengan
volume tangki 10-17 liter, dibutuhkan 20-30 tangki per 1 hektar lahan.
Periksa tanaman pada 1-2 minggu pertama untuk melakukan penyulaman
tanaman. Jika ada tanaman yang mati atau pertumbuhannya tidak normal,
kerdil dan sebagainya segera cabut dan ganti dengan bibit yang baru.
Tanaman cabe rawit memerlukan pemasangan ajir (tongkat bambu) untuk
menopang tanaman berdiri tegak. Tancapkan ajir sejauh minimal 4 cm dari
pangkal batang. Pemasangan ajir dilakukan pada hari ke-7 sejak bibit
dipindahkan (sebelum tanaman belum terlalu besar). Jika tanaman sudah
besar dikhawatirkan saat ajir ditancapkan akan melukai akar. Bila akar
terluka tanaman akan akan lebih mudah terserang penyakit. Tanaman
diikatkan pada ajir setelah tanaman tumbuh tinggi atau berumur diatas
satu bulan.
Perempelan atau pemotongan tunas dilakukan setelah 3 minggu untuk
kegiatan menanam cabe di dataran rendah dan 1 bulan untuk dataran
tinggi. Potong tunas yang tumbuh pada ketiak daun, cukup menggunakan
tangan yang bersih. Perempelan ini dilakukan sampai terbentuk cabang
utama, ditandai dengan kemunculan bunga pertama atau kedua. Perempelan,
sisakan 2-3 cabang utama setiap produksi mulai umur 15-30 hari
Natural Nusantara telah mengeluarkan 2 produk unggulan baru sebagai penyempurnaan produk sebelumnya, yaitu Pupuk Organik Serbuk Greenstar dan Supernasa Granule Modern.
Pupuk Organik Serbuk Greenstar dikemas dengan praktis dan ekonomis. Dalam produk Greenstar terkandung unsur yang ada dalam produk POC NASA dan HORMONIK. Pupuk organik Supernasa Granule Modern juga dikemas dalam bentuk granule yang padat sehingga lebih praktis dalam aplikasinya, harganya juga lebih ekonomis.
Untuk
pemesanan produknya, silahkan hubungi kami Admin
Distributor Pupuk Organik Natural Nusantara Kantor Pusat Yogyakarta.
Melayani Pemesanan Via Online dan C.O.D untuk area kota Semarang.
KINERJA KAMI PROFESIONAL
Motto:
Anda Transfer Hari Ini, Hari ini Juga Pesanan Kami Kirim.
Cara pemesanan:
SMS/Telp/WA untuk konfirmasi
Pemesanan 081222593115 / 081901092128
Kemudian akan dihitung jumlah biaya yang
harus ditransfer.
Transfer biaya pembelian + bea kirim (bila
diperlukan) sesuai dengan pemesanan melalui Rekening BRI No Rekening 1058-01-004097-53-8 a/n Abdullah Munir
BRI Cab. Unit HAMKA NGALIYAN. atau
Komentar
Posting Komentar